
Mungkin hal ini sepele bukan ? untuk seorang penyuluh (misal : sarjana pendamping), meluweskan percakapan adalah skill yang mutlak harus dimiliki. Apa jadinya bila penyuluh tidak memiliki kemampuan percakapan? hmm, ia akan anggap penyuluh yang membosankan, tidak menyenangkan dan individualistis. Dalam waktu singkat iang bisa dipindahkan ketempat yang lain yang tidak membutuhkan kemampuan berbincang-bincang dan bertatap muka dengan orang banyak.
Lantas, benarkah kempuan percakapan sangat diperlukan bagi penyuluh? jelas mutlak diperlukan. Meluweskan percakapan ibarat sebuah seni. Dan seni ini harus dikerjakan dengan skill. seperti seni-seni yang lain , latihan adalah kunci untuk mempertajam skill.
ada lima cara mudah untuk meluweskan percakapan , yaitu :
PERTAMA, Jadilah pendengar yang baik. Apa salahnya menjadi pendengar? karena terkadang hanya menjadi pendengar saja kita belum tentu melakukannya dengan benar. disi kita harus lebih dari mendengar yaitu mencoba untuk menyimak, mengamatiseta betul-betul menelaahapa yang dibicarakan lawan bicara kita. Untuk hal ini kita harus sering melatih diri untuk :SENYUM, MENGANGGUK, KONTAK MATA, LONTARKAN KOMENTAR PENDEK !.
KEDUA, Persiapkan diri sebelum berbicara dengan lawan bicara anda. kita harus tahu informasi tentang lawan bicaranya, siapa dia dan juaga issue yang akan menjadi topik pembicaraan. Cara yang harus kita lakukan adalah MEMBACA dan INTERNET. setiap orang memiliki profesi dan karakter yang berbeda maka setidaknya anda harus tahu hal apa yang akan menarik perhatiannya tentunya disesuaikan dengan keadaan mereka. Dan segala informasi apapun bisa diperoleh dengan menggunakan fasilitas internet secara insatnt akan didapat.
KETIGA, Ikuti alur pembicaraan. cobalah mengikuti alur topik yang dibicarakan namun jika lama kelamaan hal ini malah semakin melenceng atau bahkan mengganggu sebaiknya anda merubah topik pembicaraan. jika sensitif sebaiknya anda tidak memulai pembicaraan seputar agama, politik, seks dan ras.
KEEMPAT, cobalah untuk membayangkan pertanyaan untuk memulai percakapan " apa rencana anda ninggu ini "?. misalnya ingat pertanyaan yang anda lemparkan adalah refleksi kemampuan anda mencermati lawan bicara anda.
KELIMA, lakukan sesuatu untuk menunjukan bahwa anda bisa santai namun tetap menghargai mitra bicara anda. caranya seperti memegang pulpen, memperhatikan cara duduk atau cara berdiri anda. Menjaga sikap pantas menjadi salah satu modal anda untuk meluweskan pembicaraan anda.
Ingat, bahwa anda tidak bisa memisahkan antara fisiologi dengan psikologi. kedua hal ini saling mempengaruhi. jadi fisiologi (sikap tubuh) anda berpengaruh terhadap situasi psikologi (kejiwaan) anda. begitu pula sebaliknya.
Ada baiknya bila muali sekarang sekarang, cobalah sesering mungkin anda belajar melalui memperhatikan percakapan yang anda temui. dari sana anada akan melihat bagaimana uniknya cara-cara memulai percakapan. setiap orang mempunyai trik yang berbeda sesuai dengan KATA HATI.
Lantas, benarkah kempuan percakapan sangat diperlukan bagi penyuluh? jelas mutlak diperlukan. Meluweskan percakapan ibarat sebuah seni. Dan seni ini harus dikerjakan dengan skill. seperti seni-seni yang lain , latihan adalah kunci untuk mempertajam skill.
ada lima cara mudah untuk meluweskan percakapan , yaitu :
PERTAMA, Jadilah pendengar yang baik. Apa salahnya menjadi pendengar? karena terkadang hanya menjadi pendengar saja kita belum tentu melakukannya dengan benar. disi kita harus lebih dari mendengar yaitu mencoba untuk menyimak, mengamatiseta betul-betul menelaahapa yang dibicarakan lawan bicara kita. Untuk hal ini kita harus sering melatih diri untuk :SENYUM, MENGANGGUK, KONTAK MATA, LONTARKAN KOMENTAR PENDEK !.
KEDUA, Persiapkan diri sebelum berbicara dengan lawan bicara anda. kita harus tahu informasi tentang lawan bicaranya, siapa dia dan juaga issue yang akan menjadi topik pembicaraan. Cara yang harus kita lakukan adalah MEMBACA dan INTERNET. setiap orang memiliki profesi dan karakter yang berbeda maka setidaknya anda harus tahu hal apa yang akan menarik perhatiannya tentunya disesuaikan dengan keadaan mereka. Dan segala informasi apapun bisa diperoleh dengan menggunakan fasilitas internet secara insatnt akan didapat.
KETIGA, Ikuti alur pembicaraan. cobalah mengikuti alur topik yang dibicarakan namun jika lama kelamaan hal ini malah semakin melenceng atau bahkan mengganggu sebaiknya anda merubah topik pembicaraan. jika sensitif sebaiknya anda tidak memulai pembicaraan seputar agama, politik, seks dan ras.
KEEMPAT, cobalah untuk membayangkan pertanyaan untuk memulai percakapan " apa rencana anda ninggu ini "?. misalnya ingat pertanyaan yang anda lemparkan adalah refleksi kemampuan anda mencermati lawan bicara anda.
KELIMA, lakukan sesuatu untuk menunjukan bahwa anda bisa santai namun tetap menghargai mitra bicara anda. caranya seperti memegang pulpen, memperhatikan cara duduk atau cara berdiri anda. Menjaga sikap pantas menjadi salah satu modal anda untuk meluweskan pembicaraan anda.
Ingat, bahwa anda tidak bisa memisahkan antara fisiologi dengan psikologi. kedua hal ini saling mempengaruhi. jadi fisiologi (sikap tubuh) anda berpengaruh terhadap situasi psikologi (kejiwaan) anda. begitu pula sebaliknya.
Ada baiknya bila muali sekarang sekarang, cobalah sesering mungkin anda belajar melalui memperhatikan percakapan yang anda temui. dari sana anada akan melihat bagaimana uniknya cara-cara memulai percakapan. setiap orang mempunyai trik yang berbeda sesuai dengan KATA HATI.
